Friday, February 22, 2008

Life Has a Funny Way (Tentang hape ku)

Life has a funny way of sneaking up on you
When you think everything's okay and everything's going right
And life has a funny way of helping you out

when you think everything's gone wrong and everything blows up In your face

(Ironic by Alanis Morissette)



Aku : Mendingan beli hape model gini, bisa pasang software kamus Oxford, kita bisa nyari arti kata-kata baru, anytime anywhere, ga perlu nenteng kamus segede gaban, cukup dengan mencet keypad, nemu deh artinya...

Kawan : Harganya secondnya berapa sekarang? 2 juta dapat?

Aku : Ga tau tuh, mungkin malah lebih murah, kan model gini dah ga di produksi lagi

Kawan : Ntar aku cari di counter deh...mudah-mudahan dapat.

Aku : Ia, ntar aku yang install kan Oxfordnya di rumah, sekalian sama
PCA mau?

Kawan : PCA? Apa lagi tuh?

Aku : Personal Communication Assistant, program buat nge-blacklist no hape orang, bagus tuh, apalagi kalo ada nomor ga dikenal, trus suka iseng miskall, tinggal di blacklist aja no nya. Dia ga bakalan bisa telp kita, smsnya juga bakalan masuk di trash bin, bukan di inbox. Keren kan...

Kawan : Emang ada program gitu? coba deh kamu blacklist no ku, jadi pengen tau.

Aku : *ngutak-atik hp* Ok, coba telpon aku!

Kawan : Ih ia beneran, nada sibuk..aku coba lagi yah...

Aku : Seribu kali pun akan tetap nada sibuk yang kedengeran.

Kawan : Wah aku juga perlu program PCA itu.

Aku : Kalo mau, ada lagi program Call Cheater, untuk ngasih efek suara
di hape, macam-macam, ada suara hujan, suara kebun binatang, suara jalanan macet, suara pantai. Tu kita pake kalo mau bokis sama orang. Aku pernah nyoba sama temenku, aku pasang suara jalan macet, aku ngakunya lagi otw ke BC, trus temenku percaya, padahal aku lagi tiduran di kamar hehe...

Kawan : Seru tuh...

Aku : Eh ada lagi, Call recorder, buat ngerekam percakapan di telpon.

Kawan : Hebat ya...Ntar besok aku hunting deh...

Aku : Ia, you know what, aku sayang banget sama ni hape, mendingan kehilangan pacar deh, daripada kehilangan hape ini.

Kawan :............

Hari berikutnya kawan itu mengabarkan bahwa ia tak dapat menemukan hape sejenis itu. Aku lalu berinisiatif untuk menghubungi bapak ini, beberapa waktu lalu ia mengganti Nokia 6680 miliknya dengan E 90. Harapanku waktu itu, semoga ia belum menjual hape lamanya dan bersedia melegonya untuk kawan itu. Ternyata harapan tinggalah harapan, hape bapak itu milik kantor, sehingga tak bisa dijual.

Lucunya, keesokan harinya, hape ku tiba-tiba bermasalah, tak ada signal walaupun hanya satu bar. Tak bisa dihubungi dan mengubungi, apalagi berkirim SMS, asli rusak. Berbagai cara telah kucoba, mulai dari membawanya ke dukun beranak hingga melemparnya dari loteng rumah, busyet..sadis amat yak..Lalu aku teringat kata-kata itu ‘..mendingan kehilangan pacar deh, daripada kehilangan hape ini...’ sifat opinionated ku memang terkadang keterlaluan. Bisa kubayangkan bagaimana kawan itu menertawakanku sambil berkata ‘Rasain lu, makanya kalo punya barang bagus jangan takabur!’ aku pun menjawab ‘Aku ga takabur, cuma narsis ajah’ :P

Hape malang itu lalu ku bawa ke 'bengkel' Nokia, dari informasi yang kudapat, kerusakan bisa terjadi pada software, maupun pada mesin, dan resiko terbesar adalah ketika hape dibongkar, mesin bisa tambah rusak ato mati total. Biaya administrasi dan perbaikan mulai dari 25 ribu hingga 1 juta lebih. *glek*

Sepulangku dari bengkel itu, aku banyak merenung, mungkin ini adalah sebuah pelajaran dari Allah, sebuah teguran kecil yang mengingatkan ku agar selalu bijak dalam bertindak dan bertutur kata. Hmmm...Thanks Allah ku Sayang...Aku akan mengingat pelajaran ini, dan tak akan mengulanginya lagi.

Dua hari kemudian aku mendapatkan informasi dari bengkel bahwa hape ku mengalami kerusakan di mesinnya, dan untuk mengganti mesin hape itu, aku harus membayar senilai 80 % dari harga hape baru, sekitar 1,8 juta. Mereka lalu menyarankan untuk mengambil kembali ‘bangkai’ hape ku karena mesin untuk type 6680 agak sulit didapat. Lucunya, mereka tak meminta aku untuk membayar sepeserpun, padahal hape itu sudah tak tercover oleh garansi. Tak ada biaya perbaikan maupun administrasi.

Segera setelah hape itu kuterima, aku lalu memasang simcard dan memory card sambil berdoa dengan jantung berdebar, berharap bahwa mukjizat akan diberikan olehNya kepadaku. Ajaib....hapeku bisa berfungsi secara normal. Alhamdulillah. Hari ini adalah hari ke enam setelah ‘mati suri’ nya, semoga umurnya masih panjang dan setia menemaniku, anytime & anywhere. Memang benar apa yang di katakan Alanis, Life has a funny way...indeed... :)

No comments: